Mahasiswa KKN Resmi Ditarik dari Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat




Kabupaten Semarang – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Ungaran Barat resmi berakhir dengan dilaksanakannya acara penarikan mahasiswa pada Selasa, 3 Maret 2026. Prosesi penarikan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Ungaran Barat dan dilanjutkan di Kelurahan Desa Branjang sebagai bentuk pamit resmi mahasiswa kepada pemerintah setempat dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa yang selama beberapa pekan telah melaksanakan berbagai program kerja di Desa Branjang. Acara berlangsung secara sederhana namun khidmat, dihadiri oleh pihak kecamatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa peserta KKN.

Selama masa pengabdian, mahasiswa telah merealisasikan berbagai program kerja di bidang pendidikan dan literasi digital, kesehatan dan lingkungan, kewirausahaan, serta mitigasi bencana. Program tersebut antara lain pendampingan digitalisasi UMKM melalui pembuatan Google Maps dan QRIS, pengaktifan pojok baca, bimbingan belajar, pendampingan Posyandu, kerja bakti lingkungan, pemasangan plang zona rawan longsor dan jalur evakuasi, hingga penanaman bibit pohon di area rawan longsor.

Selain itu, mahasiswa turut berkontribusi dalam pengembangan produk UMKM Desa Branjang seperti gula aren dengan inovasi kemasan yang lebih menarik guna meningkatkan nilai jual, serta promosi produk lokal lainnya seperti keripik singkong, keripik pisang, hiasan resin, sapu ijuk khas Branjang, dan kopi khas Branjang.

Dalam sambutannya, perwakilan pihak kecamatan dan desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program-program yang dijalankan tidak hanya bersifat sementara, tetapi diharapkan dapat berkelanjutan dan terus dimanfaatkan oleh warga.

Mahasiswa KKN juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat selama pelaksanaan kegiatan. Kebersamaan yang terjalin selama masa pengabdian menjadi pengalaman berharga sekaligus pembelajaran nyata dalam memahami dinamika sosial di masyarakat.

Dengan berakhirnya kegiatan penarikan ini, diharapkan hubungan baik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tetap terjalin serta membuka peluang kolaborasi di masa mendatang. Penarikan mahasiswa KKN ini sekaligus menjadi wujud selesainya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian kepada masyarakat di Desa Branjang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jembatan Baru Dusun Cemanggah Kidul Resmi Diresmikan, Dorong Akses dan Keselamatan Warga Desa Branjang

Mahasiswa KKN Kelompok 25 Selenggarakan Bimbingan Belajar MI di Desa Branjang

Mahasiswa KKN Aktif Bina Anak-Anak Mengaji di Bulan Suci